1. Sejarah Perkembangan Komputer
Istilah Komputer berasal
dari bahasa latin computare yang berarti alat hitung, karena awalnya komputer
lebih digunakan sebagai perangkat bantu dalam hal penghitungan angka - angka
sebelum akhirnya menjadi perangkat multifungsi. Komputer saat ini adalah hasil
evolusi panjang dari komputer zaman dahulu, yang mulanya adalah alat mekanik
dan elektronik. Berikut contoh penemuan komputer.
a. Abacus . Sempoa atau
Abacus adalah alat kuno untuk penghitungan yang terbuat dari rangka kayu dangan
sederetan poros yang berisi manik - manik yang bisa di geser. Alat ini
digunakan untuk melakukan operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan,
perkalian pembagian dan akar kuadrat.Muncul sekitar 5.000 Tahun yang lalu di
cina dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini. Abacus dapat
dianggap sebagai awal mula mesin komputasi (penghitungan). Penggunanya
melakukan perhitungan dengan menggunakan biji - bijian geser yang diatur pada
sebuah rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung
transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, abacus
kehilangan popularitasnya. Abacus atau Sempoa
b. Mesin Buatan Charles Babbage . Banyaknya kesalahan perhitungan dengan manual
menginspirasikan seorang ilmuan yaitu Charles Babbage untuk menemukan mesin
hitung mekanik sehingga dapat mengurangi kesalahan perhitungan. mesin mekanik
sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulang kali tanpa kesalahan.
sedangkan matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah -
langkah tertentu. Masalah tersebut kemudian berkembang hingga menempatkan mesin
mekanik. Kemudian babbage mendapat inspirasi dari perkembangan mesin hitung
yang dikerjakanoleh wilhem Schickard, blaise pascal, dan gottfried leibniz.
Charles Babbage mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan
differensial yang muncul pada tahun 1822. Mesin tersebut dinamakan mesin
differensial.Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan
program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.
Setelah bekerja dengan mesin differensial selama sepuluh tahun, babbage
terinspirasi untuk memulai membuat komputer generasi purpose (multifungsi)
pertama, yang di sebut analitycal engine.Atas sumbangan penemuan yang sangat
besar ini maka Charles Babbage disebut bapak komputer modern. Charles Babbage
Mesin Analitik (Analitical
Engine)
. Setelah Penemuan oleh
bapak Charles Babbage, tidak ada penemuan baru yang dianggap berarti terhadap
perkembangan dunia komputer. Sampai dengan munculnya ilmuan bernama Howard
H.Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil
memproduksi kalkulator elektronik untuk untuk US Navy. Kalkulator tersebut
berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel
sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator
(ASCC), atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal
elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beroprasi
dengan lambat (membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel
(urutan kalkulasi tidak dapat di ubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan
perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks. Komputer ini
sesungguhnya merupakan dambaan Charles Babbage. Generasi Komputer
Komputer di bagi dalam
beberapa generasi berdasarkan sejarah perkembangannya. Pada setiap generasi
dibedakan berdasarkan kemampuan teknologinya untuk melakukan serangkaian proses
(capability), makin rendah biaya operasionalnya (efficiency) dan makin mudah
menggunakannya (user friendly). Berikut beberapa perkembangan generasi
komputer.
a. Komputer Generasi I
Awal Mula diciptakan komputer adalah pada saat terjadinya Perang Dunia II,
negara - negara yangf terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan
komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal
ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan
teknologi komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman
membangun sebuah komputer Z3 , untuk mendesain pesawat terbang dan peluru
kendali. pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan komputer.
Tahun 1943, pihak inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang
dinamakan Colossus untukmemecahkan kode rahasia yang digunakan jerman.
Perkembangan Komputer Generasi I diawali dengan terciptanya komputer yang
disebut Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC). Komputer ini
dibuat oleh pemerintah Amerika Serikat yang bekerja sama dengan university of
Pennysylvania pada tahun 1946. ENIAC terdiri atas 18.000 tabung vakum, 70.000
resistor, dan 5 juta titik solder.
Merupakan mesin yang sangat besar dan membutuhkan daya sebesar 160 kW. Komputer
ini dirancang oleh John P.Eckert (1919-1995) dan John W.Mauchly (1907-1980).
ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000
kali lebih cepat dibanding Mark 1.Pertengahan 1940-an, John
Von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University Of Pennysylvania dalam
usaha membangun konsep desain komputer 40 tahun mendatang masih dipakai dalam
teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic
Comnputer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik
program atau pun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada
suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama
arsitektur Von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (Central processor unit/
CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer dikoordinasikan melalui satu
sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang di
buat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan
model arsitektur Von Neumann. UNIVAC dimiliki oleh Badan Sensus Amerika Serikat
dan General Electric. Salah satuhasil mengesankan komputer UNIVAC, yaitu
prediksi kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada
tahun 1952. Komputer Generasi I memiliki ciri khas, yakni instruksi operasi
dibuat secara spesifik untuk satu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki
program kode-biner masing - masing yang berbeda yang disebut "Bahasa
Mesin"(Machine Language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk
diprogram dan membatasi kecepatannya. Berikut Karakteristik komputer Generasi I
secara umum. 1) Sirkuitnya Menggunakan Tabung Hampa. Penggunaan Tabung Hampa
tersebut yang membuat ukuran komputer pada masa tersebut berukuran sangat
besar. 2) Komputer mempunyai silinder magnetik untuk menyimpan data. 3)
Programnya hanya bisa dibuat menggunakan bahasa mesin. 4) Instruksi operasi
dibuat secara spesifik untuk tugas tertentu. 5) Menggunakan Konsep Stored
Program dengan memori utamanya adalah Magnetic Core Storage. 6) Menggunakan
Simpanan Luar Magnetic Tape dan Magnetic Disk. 7) Ukuran fisik komputer besar,
memerlukan ruang yang luas. 8) Suhunya cepat panas, sehingga diperlukan
pendingin. 9) Prosesnya kurang cepat. 10) Daya simpannya kecil. 11) Membutuhkan
daya listrik yang besar.
Beberapa komputer yang
termasuk komputer generasi pertama adalah EDSAC, ACE, SEC, Havard Mark II,
Havard Mark III, UNIVAC, dan lain sebagainya.
Komputer Generasi Kedua
Bahasa mesin yang digunakan adalah bahasa assembly. Dalam bahasa assembly
digunakan kode-kode berupa singkatan yang menggantikan kode biner. Komputer
mampu mendesain produk, menghitung daftar gaji, mencetak data sehingga komputer
generasi kedua ini sukses di pasaran. Ciri-ciri: 1) Ukuran fisik lebih kecil
dibanding komputer generasi pertama karena telah menggunakan transistor pada
sirkuitnya 2) Menggunakan memori yang cukup besar 3) Telah menggunakan media
penyimpanan luar berbentuk removable disk seperti megnetic disk dan magnetic
tape 4) Penggunaan aplikasinya lebih luar 5) Proses operasinya lebih cepat 6)
Penggunaan daya lebih kecil 7) Program yang dibuat dapat menggunakan bahasa
tingkat tinggi seperti FORTAN, COBOL, dan ALGOL.
Komputer di bagi dalam
beberapa generasi berdasarkan sejarah perkembangannya. Pada setiap generasi
dibedakan berdasarkan kemampuan teknologinya untuk melakukan serangkaian proses
(capability), makin rendah biaya operasionalnya (efficiency) dan makin mudah
menggunakannya (user friendly). Berikut beberapa perkembangan generasi
komputer.
a. Komputer
Generasi I Awal Mula diciptakan komputer adalah pada saat terjadinya
Perang Dunia II, negara - negara yangf terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan
komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal
ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan
teknologi komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman
membangun sebuah komputer Z3 , untuk mendesain pesawat terbang dan peluru
kendali. pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan komputer.
Tahun 1943, pihak inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang
dinamakan Colossus untukmemecahkan kode rahasia yang digunakan jerman.
Perkembangan Komputer Generasi I diawali dengan terciptanya komputer yang
disebut Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC). Komputer ini
dibuat oleh pemerintah Amerika Serikat yang bekerja sama dengan university of Pennysylvania
pada tahun 1946. ENIAC terdiri atas 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5
juta titik solder.
Merupakan mesin yang sangat besar dan membutuhkan daya sebesar 160 kW. Komputer
ini dirancang oleh John P.Eckert (1919-1995) dan John W.Mauchly (1907-1980).
ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000
kali lebih cepat dibanding Mark 1.
Pertengahan 1940-an, John
Von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University Of Pennysylvania dalam
usaha membangun konsep desain komputer 40 tahun mendatang masih dipakai dalam
teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic
Comnputer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik
program atau pun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada
suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama
arsitektur Von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (Central processor unit/
CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer dikoordinasikan melalui satu sumber
tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang di buat
oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model
arsitektur Von Neumann. UNIVAC dimiliki oleh Badan Sensus Amerika Serikat dan
General Electric. Salah satuhasil mengesankan komputer UNIVAC, yaitu prediksi
kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 1952.
Komputer Generasi I memiliki ciri khas, yakni instruksi operasi dibuat secara
spesifik untuk satu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner
masing - masing yang berbeda yang disebut "Bahasa Mesin"(Machine
Language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi
kecepatannya. Berikut Karakteristik komputer Generasi I secara umum. 1)
Sirkuitnya Menggunakan Tabung Hampa. Penggunaan Tabung Hampa tersebut yang
membuat ukuran komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar. 2) Komputer
mempunyai silinder magnetik untuk menyimpan data. 3) Programnya hanya bisa
dibuat menggunakan bahasa mesin. 4) Instruksi operasi dibuat secara spesifik
untuk tugas tertentu. 5) Menggunakan Konsep Stored Program dengan memori
utamanya adalah Magnetic Core Storage. 6) Menggunakan Simpanan Luar Magnetic
Tape dan Magnetic Disk. 7) Ukuran fisik komputer besar, memerlukan ruang yang
luas. 8) Suhunya cepat panas, sehingga diperlukan pendingin. 9) Prosesnya
kurang cepat. 10) Daya simpannya kecil. 11) Membutuhkan daya listrik yang
besar.
Beberapa komputer yang
termasuk komputer generasi pertama adalah EDSAC, ACE, SEC, Havard Mark II,
Havard Mark III, UNIVAC, dan lain sebagainya.
Komputer Generasi Kedua Bahasa mesin yang
digunakan adalah bahasa assembly. Dalam bahasa assembly digunakan
kode-kode berupa singkatan yang menggantikan kode biner. Komputer mampu
mendesain produk, menghitung daftar gaji, mencetak data sehingga komputer
generasi kedua ini sukses di pasaran. Ciri-ciri: 1) Ukuran fisik lebih kecil
dibanding komputer generasi pertama karena telah menggunakan transistor pada
sirkuitnya 2) Menggunakan memori yang cukup besar 3) Telah menggunakan media
penyimpanan luar berbentuk removable disk sepertimegnetic
disk dan magnetic tape 4) Penggunaan aplikasinya
lebih luar 5) Proses operasinya lebih cepat 6) Penggunaan daya lebih kecil 7)
Program yang dibuat dapat menggunakan bahasa tingkat tinggi seperti FORTAN,
COBOL, dan ALGOL.
Beberapa contoh dari
komputer generasi kedua adalah IBM 7080, IBM 1400, UNIVAC SS90, UNIVAC III,
PDP-1, PDP-8, Burroghts 200, dan lain sebagainya.
2. Sejarah perkembangan telepon
Telepon
genggam atau handphone semakin menjamur dewasa ini seperti
halnya dengan laptop atau komputer.
Baik dari anak SD sampai dengan kakek-kakek sekarang menggunakan handphone untuk
berkomunikasi. Tapi apakah ada yang tahu siapa penemu telepon genggam atau
handphone itu sendiri ?? Sharing kali ini akan saya bahas tentang sejarah
handphone atau telepon genggam.
Definisi
Telepon genggam atau handphone atauTelepon seluler adalah
perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama
dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana
(portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon
menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan
telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications)
dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur
telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler
Indonesia (ATSI).
Sejarah
Menurut
tante wiki indonesia Penemu sistem telepon genggam yang pertamaadalah
Martin Cooper, seorang pekerja di pabrikan Motorola pada tanggal 03 April 1973,
walaupun sering disebut-sebut penemu telepon genggam adalah
sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja)
dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah
sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.
Cooper
bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material
elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya.
Akhirnya sebuah handphone pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot
seberat dua kilogram. Untuk membuatnya, Pabrikan Motorola membutuhkan
biaya kurang lebih US$1 juta. “Pada tahun 1983, telepon genggam
portabelberharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90
juta).
Setelah
berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah
mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam
tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz
spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.
Tokoh
lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular adalah Amos
Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia
sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan
master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia
memulai kariernya selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone
Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi,
khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr, membuat sistem penyambung
(switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching
ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu sel
ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos Joel
inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.
Perkembangan
Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon
seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan
mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928
Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah pada semua
mobil patroli dengan frekuensi 2MHz.
Pada
perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan
‘’frequency modulated ‘’(FM).
Tahun
1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable
Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat
perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana
telepon seluler mulai diperkenalkan.
Setelah
mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation
mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300
dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon
dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.
Sistem
telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk
menghubungkan telepon secara langsung pada PSTNlandline. Kelemahan sistem ini
adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha
untuk mengganti sistem ini.
Generasi
0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs
pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai
dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.
Telepon genggam generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon genggam pertama
yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon
seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon
seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram.
Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan
1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan
frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band800 Mhz. Karena
bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu
kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk
dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan
performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki
masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas
pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.
Generasi
kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah
menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM
menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi
tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G
sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital
memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS.
Telepon
seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih
ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga
dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi
2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih
rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membahayakan pengguna.
Generasi
ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna
mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call
berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi
yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000.
Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan
kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang
menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel
sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasiyang
digunakan antara lain Symbian, Android dan
Windows Mobile
Generasi
ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang
menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan
teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e,
CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain. Sistem 4G berdasarkan
heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam
sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan
tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk
menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan
pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti,
video conferencing,online game, dan lain-lain.
3. Sejarah petrkembangan Televisi
TV MEKANIK
Mungkin susah untuk dipercaya. Namun, penemuan cakram metal kecil berputar
dengan banyak lubang didalamnya yang ditemukan oleh seorang mahasiswa di
Berlin-Jerman, 23 tahun, Paul Nipko
w [1883], merupakan cikal bakal lahirnya
televisi.
Kemudian disekitar tahun 1920, para pakar lainnya seperti John Logie Baird dan
Charles Francis Jenkins, menggunakan piringan Nipkow ini untuk menciptakan
suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, dan penerimaannya. Mereka
membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik
dalam penyiaran maupun penerimaannya. Saat itu belum ditemukan Cathode Ray Tube
[CRT].
Vladimir Zworykin, yang merupakan salah satu dari beberapa pakar pada masa itu,
mendapat bantuan dari David Sarnoff, Senior Vice President dari RCA [Radio
Corporation of America]. Sarnoff sudah banyak mencurahkan perhatian pada
perkembangan TV mekanik, dan meramalkan TV elektronik akan mempunyai masa depan
komersial yang lebih baik. Insinyur lain, Philo Farnsworth, juga berhasil
mendapatkan sponsor untuk mendukung idenya, dan ikut berkompetisi dengan
Vladimir.
TV ELEKTRONIK
Baik Farnsworth, maupun Zworykin, bekerja terpisah, dan keduanya berhasil dalam
membuat kemajuan bagi TV secara komersial dengan biaya yang sangat terjangkau.
Di tahun 1935, keduanya mulai memancarkan siaran dengan menggunakan sistem yang
sepenuhnya elektronik.
1939, RCA dan Zworykin siap untuk program reguler televisinya, dan mereka
mendemonstrasikan secara besar-besaran pada World Fair di New York. Antusias
masyarakat yang begitu besar terhadap sistem elektronik ini, menyebabkan the
National Television Standards Committee [NTSC], 1941, memutuskan sudah saatnya
untuk menstandarisasikan sistem transmisi siaran televisi di Amerika. Lima
bulan kemudian, seluruh stasiun televisi Amerika yang berjumlah 22 buah itu,
sudah mengkonversikan sistemnya kedalam standard elektronik baru.
TV BERWARNA
Sebenarnya CBS sudah lebih dahulu membangun sistem warnanya beberapa tahun
sebelum rivalnya, RCA. Tetapi sayang sekali bahwa sistem mereka tidak
kompatibel dengan kebanyakan TV hitam putih diseluruh negara. CBS, yang sudah
mengeluarkan banyak sekali biaya untuk sistem warna mereka, harus menyadari
kenyataan bahwa pekerjaan mereka berakhir sia-sia. RCA, yang belajar dari
pengalaman CBS, mulai membangun sistem warna mereka sendiri. Mereka dengan
cepat membangun sistem warna yang mampu juga untuk diterima sistem hitam putih
[BW]. Setelah RCA memamerkan kemampuan sistem mereka, NTSC membakukannya untuk
siaran komersial thn 1953.
TV SAAT INI
Plasma Display TV
– Tampilan plasma diciptakan di Universitas Illinois oleh Donald L. Bitzer dan
H. Gene Slottow pada 1964 untuk Sistem Komputer PLATO. Panel monochrome
orisinal (biasanya oranye atau hijau) menikmati penggunaan yang bertambah pada
awal 1970-an karena tampilan ini kuat dan tidak membutuhkan sirkuit memori dan
penyegaran. Namun diikuti oleh kurangnya penjualan yang dikarenakan
perkembangan semikonduktor memori membuat tampilan CRT sangat murah pada akhir
1970-an. Dimulai dari dissertasi PhD Larry Weber dari Universitas Illinois pada
1975 yang berhasil membuat tampilan plasma berwarna, dan akhirnya berhasil mencapai
tujuan tersebut pada 1995. Sekarang ini sangat terangnya dan sudut pandang
lebar dari panel berwarna plamsa telah menyebabkan tampilan ini kembali
mendapatkan kepopulerannya.
Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal
dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan
tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak
jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini
mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal
disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi.
TV Braun HF1 Jerman tahun 1959Daftar isi [sembunyikan]
- Perkembangan
- Jenis televisi
- Perkembangan baru
- Lihat pula
Perkembangan
Dalam penemuan televisi (tv), terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator
yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal
yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa
dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan
oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era
komunikasi elektronik.
1876 - George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat
seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut
tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.
1884 - Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik
menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18
garis.
1888 - Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal
(liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru
dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
1897 - Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl
Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar.
Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.
1900 - Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia
pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran
Teknologi Dunia di Paris.
1907 - Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan
sinar katoda untuk mengirim gambar.
1927 - Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan
televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image
dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
1929 - Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan
kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
1940 - Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343
garis.
1958 - Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan
dikemukakan Dr. Glenn Brown.
1964 - Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan
Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.
1967 - James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih
praktis.
1968 - Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George
Heilmeier.
1975 - Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma
berwarna.
1979 - Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis
baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan
jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat
display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
1981 - Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan
resolusi mencapai 1.125 garis.
1987 - Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.
1995 - Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma
Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan
cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26
juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik
LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari
sebelumnya.
Memang benar banyak sebagian orang mengatakan kalau gambar yang dihasilkan TV
LCD dan Plasma memiliki resolusi yang lebih tinggi. Tetapi kekurangannya adalah
masa atau umur TV tersebut tidak dapat berumur panjang jika kita memakainya
terus-menerus jika kalau dibandingkan dengan TV CRT atau yang di kenal sebagai
Tivi biasa yang kebanyakkan orang pakai pada umumnya.
4. Sejarah perkembangan radio
Dari Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas
Sejarah
Penggunaan Radio
Rata-rata
pengguna awal radio adalah
para maritim, yang
menggunakan radio untuk
mengirimkan pesan telegraf menggunakan
kode morse antara kapal dan
darat. Salah satu pengguna awal termasuk Angkatan Laut Jepang yang
memata-matai armada Rusia saat Perang Tsushima pada tahun 1901. Salah satu penggunaan yang paling dikenang adalah saat
tenggelamnya RMSTitanic pada
tahun 1912, termasuk komunikasi antara operator di kapal yang
tenggelam dengan kapal terdekat dan komunikasi ke stasiun darat. Radio
digunakan untuk menyalurkan perintah dan komunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut di kedua pihak pada Perang Dunia II; Jerman menggunakan
komunikasi radio untuk
pesan diplomatik ketika kabel bawah lautnya dipotong oleh Britania. Amerika Serikat menyampaikan Program
14 Titik Presiden Woodrow Wilson kepada Jerman melalui radio ketika perang. Siaran
mulai dapat dilakukan pada 1920-an, dengan
populernya pesawat radio, terutama
di Eropa dan Amerika Serikat. Selain siaran, siaran titik-ke-titik,
termasuk telepon dan siaran ulang program radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an
Penggunaan radio dalam
masa sebelum perang adalah untuk mengembangan pendeteksian dan pelokasian pesawat dan kapal dengan
penggunaan radar.
Sekarang, radio banyak
bentuknya, termasuk jaringan
tanpa kabel,
komunikasi bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio. Sebelum televisi terkenal,
siaran radio
komersial termasuk drama, komedi,
beragam show, dan
banyak hiburan lainnya;
tidak hanya berita dan musik saja.
Radio AM
Radio AM (modulasi amplitudo) bekerja
dengan prinsip memodulasikan gelombang radio dan gelombang audio. Kedua
gelombangg ini sama-sama memiliki amplitudo yang
konstan. Namun proses modulasi ini kemudian mengubah amplitudo gelombang
penghantar (radio)
sesuai dengan amplitudo gelombang audio.
Pada tahun
1896 ilmuwan Italia, Guglielmo Marconi mendapat hak paten atas telegraf nirkabel yang menggunakan dua sirkuit. Pada saat
itu sinyal ini hanya bisa dikirim pada jarak dekat. Namun, hal inilah yang
memulai perkembangan teknologi radio. Pada tahun 1897 Marconi kembali
mempublikasikan penemuan bahwa sinyal nirkabel
dapat ditransmisikan pada jarak yang lebih jauh (12 mil). Selanjutnya, pada
1899 Marconi berhasil melakukan komunikasi nirkabel antara Perancis dan Inggris
lewat Selat Inggris dengan menggunakan osilator Tesla.
John Ambrose Fleming pada
tahun 1904 menemukan bahwa tabung audion dapat digunakan sebagai receiver nirkabel
bagi teknologi radio ini. Dua tahun kemudian Dr. Lee deForest menemukan
tabung elektron yang
terdiri dari tiga elemen (triode audion). Penemuan
ini memungkinkan gelombang suara ditransmisikan melalui sistem komunikasi
nirkabel. Tetapi sinyal yang ditangkap masih sangat lemah. Barulah pada tahun
1912 [[Edwin Howard Armstrong menemukan penguat gelombang radio disebut juga
radio amplifier. Alat ini
bekerja dengan cara menangkap sinyalelektromagnetik dari transmisi radio dan memberikan
sinyal balik dari tabung. Dengan begitu kekuatan sinyal akan
meningkat sebanyak 20.000 kali perdetik. Suara yang ditangkap juga jauh lebih
kuat sehingga bisa didengar langsung tanpa menggunakan earphone.
Penemuan ini kemudian menjadi sangat penting dalam sistem komunikasi radio
karena jauh lebih efisien dibandingkan alat terdahulu. Meskipun demikian hak
paten atas amplifier jatuh ke tangan Dr. Lee deforest. Sampai saat ini radio
amplifier masih menjadi teknologi inti pada pesawat radio.
Awalnya
penggunanaan radio AM hanya untuk keperluan telegram nirkabel.
Orang pertama yang melakukan siaran radio dengan suara manusia adalah Reginald
Aubrey Fessenden. Ia melakukan siaran radio pertama dengan suara manusia pada
23 Desember 1900 pada jarak 50 mil (dari Cobb Island ke Arlington, Virginia)
Saat ini radio AM tidak terlalu banyak digunakan untuk siaran radio
komersial karena
kualitas suara yang buruk.
Radio FM
Ketika radio
AM umum digunakan, Armstrong menemukan bahwa masalah lain radio terletak pada
jenis sinyal yang ditransmisikan. Pada saat itu gelombang audio ditransmisikan
bersama gelombang radio dengan menggunakan modulasi amplitudo (AM). Modulasi
ini sangat rentan akan gangguan cuaca. Pada akhir 1920-an Armstrong mulai
mencoba menggunakan modulasi dimana amplitudo gelombang penghantar (radio)
dibuat konstan. Pada tahun 1933 ia akhirnya menemukan sistem modulasi frekuensi
(FM) yang menghasilkan suara jauh lebih jernih, serta tidak terganggu oleh
cuaca buruk.
Sayangnya
teknologi ini tidak serta merta digunakan secara massal. Depresi ekonomi pada
tahun 1930-an menyebabkan industri radio enggan mengadopsi sistem baru ini
karena mengharuskan penggantian transmiter dan receiver yang memakan banyak biaya. Baru pada
tahun 1940 Armstrong bisa mendirikan stasiun radio FM pertama dengan biayanya
sendiri. Dua tahun kemudianFederal Communication Comission (FCC)
mengalokasikan beberapa frekuensi untuk stasiun radio FM yang dibangun
Armstrong. Perlu waktu lama bagi modulasi frekuensi untuk menjadi sistem yang
digunakan secara luas. Selain itu hak paten juga tidak kunjung didapatkan oleh
Armstrong.
Frustasi akan
segala kesulitan dalam memperjuangkan sistem FM, Armstrong mengakhiri hidupnya
secara tragis dengan cara bunuh diri. Beruntung istrinya kemudian berhasil
memperjuangkan hak-hak Armstrong atas penemuannya. Barulah pada akhir 1960-an
FM menjadi sistem yang benar-benar mapan. Hampir 2000 stasiun radio FM tersebar
di Amerika, FM menjadi penyokonggelombang mikro (microwave), pada akhirnya FM
benar-benar diakui sebagai sistem unggulan di berbagai bidang komunikasi.
Radio
internet
Penemuan internet mulai mengubah transmisi sinyal analog
yang digunakan oleh radio konvensional. Radio internet (dikenal juga
sebagai web radio, radio streaming dan e-radio) bekerja dengan cara
mentransmisikan gelombang suara lewat internet. Prinsip kerjanya hampir sama
dengan radio konvensional yang gelombang pendek (short wave), yaitu dengan
menggunakan medium streaming berupa gelombang yang kontinyu. Sistem kerja ini
memungkinkan siaran radio terdengar ke seluruh dunia asalkan pendengar memiliki
perangkat internet. Itulah sebabnya banyak kaum ekspatriat yang menggunakan
radio internet untuk mengobanti rasa kangen pada negara asalnya. Di Indonesia,
umumnya radio internet dikolaborasikan dengan sistem radio analog oleh
stasiunradio
teresterial untuk
memperluas jangkauan siarannya.
Radio satelit
Radio satelit
mentransmisikan gelombang audio menggunakan
sinyal digital. Berbeda dengan sinyal analog yang menggunakan gelombang
kontinyu, gelombang suara ditransmisikan melalui sinyal digital yang terdiri
atas kode-kode biner 0 dan 1. Sinyal ini ditransmisikan ke daerah jangkauan
yang jauh lebih luas karena menggunakan satelit. Hanya saja
siaran radio hanya dapat diterima oleh perangkat khusus yang bisa menerjemahkan
sinyal terenkripsi. Siaran radio satelit juga hanya bisa diterima di tempat
terbuka dimana antena pada
pesawat radio memiliki garis pandang dengan satelit pemancar. Radio satelit
hanya bisa bekerja yang tidak memiliki penghalang besar seperti terowongan atau
gedung. Oleh karena itu perangkat radio satelit banyak dipromosikan untuk radio
mobil. Untuk mendapat transmisi siaran
yang baik, perlu dibuat stasiun repeater seperti di Amerika
agar kualitas layanan prima.
Perangkat
yang mahal (karena menggunakan satelit) membuat sistem ini komersil. Pendengar
harus berlangganan untuk dapat mendengarkan siaran radio. Meskipun begitu
kualitas suara yang dihasilkan sangat jernih, tidak lagi terdapat noise seperti
siaran radio konvensional. Selain itu sebagian besar isi siaran juga bebas
iklan dan pendengar memiliki jauh lebih banyak pilihan kanal siaran (lebih
dari 120 kanal).
Perusahaan
penyedia satelit radio dunia adalah Worldspace yang
melayani siaran radio satelit di Amerika, Eropa, Asia, Australia, dan Afrika.
Worldspace memiliki tiga satelit yang melayani wilayah berbeda. Di Indonesia,
samapai tahun 2002 Worldspace telah bekerja sama dengan RRI, Radio
trijaya, Borneo Wave Channel (Masima Group), goindo.com dan Kompas Cyber Media
sebagai pengisi konten layanan radio satelit dengan menggunakan satelit Asia
Star. mbs fm suci manyar gresik
Radio
berdefinisi tinggi (HD Radio)
Radio yang
dikenal juga sebagai radio digital ini bekerja dengan menggabungkan sistem
analog dan digital sekaligus. Dengan begitu memungkinkan dua stasiun digital
dan analog berbagi frekuensi yang sama. Efisiensi ini membuat banyak konten
bisa disiarkan pada posisi yang sama. Kualitas suara yang dihasilkan HD radio
sama jernihnya dengan radio satelit, tetapi layanan yang ditawarkan gratis.
Namun untuk dapat menerima siaran radio digital pendengar harus memiliki
perangkat khusus yang dapat menangkap sinyal digital.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_radio
5. Sejarah perkembangan
internet
Sejarah Internet
Internet singkatan
dari Interconnection-networking. Penjelasan secara umum yaitu suatu
sistem global dari semua jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain
menggunakanstandard Internet Protocol Suite (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol) untuk bisa melayani milyaran lebih user di seluruh
jagat raya. Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 berhasil membangun
sebuah jaringan komputer yang disebut Internet dengan sebuahproyek ARPA yang
disebut Advanced Research Project Agency Network atau
disingkat ARPANET. Dengan sebuah saluran telepon dan media hardware
serta software yang ber-platform UNIX, kita dapat melakukan
komunikasi dalam radius jarak yang tak terbatas.
Proyek internet pada mulanya
hanya untuk keperluan Departemen Pertahanan Amerika. Pada saat itu militer
membuat sistem jaringan komputer yang terpencar dengan cara menyambungkan
beberapa komputer di wilayah-wilayah
peting untuk mencegah terjadinya masalah ketika terjadi serangan dan untuk
menghindari terjadinya informasi terpusat. Pada awalnya ARPANET hanya
menyambungkan empat situs, yaitu Stanford Research Institute, University of
California, Santa Barbara, dan University of Utah, di mana mereka membentuk
suatu jaringan terpadu pada tahun 1969. Dan pada Oktober 1972, ARPANET secara
umum diperkenalkan. Beberapa lama kemudian, ternyata proyek ini mendapat
dukungan dan berkembang pesat di seluruh wilayah negara tersebut. Karena
banyaknya universitas yang ingin bergabung di negara Amerika, maka ARPANET
dibagi menjadi 2, yaitu MILNET dan ARPANET kecil. MILNET
khusus untuk pengguna militer, dan ARPANET digunakan untuk pengguna non
militer, seperti sekolah-sekolah universitas yang akan bergabung. Gabungan
MILNET dan ARPANET ini akhirnya dikenal dengan sebutan DARPA Internet,
yang kemudian disebut Internet agar lebih mudah diingat.
Perkembangan Internet
Dalam perkembangannya yang hanya
terbatas di negara Amerika Serikat, sekarang Internet bisa digunakan di seluruh
dunia. Di dalam penggunaan Internet, terdapat beberapa protokol-protokol
Internet yang digunakan, antara lain, TCF, DNS, IP, SSL, FTP, Telnet,
HTTPS, SSH, HTTP, POP3, UDP, IMAP, dan SMTP. Beberapa layanan-layanan populer
Internet yang menggunakan protokol-protokol tersebut adalah surel(surat
elektronik) atau biasa di sebut email, Newsgroup, Usenet, File Sharing, IRC,
WWW, dan sebagainya. Beberapa yang disebutkan diatas, yang paling sering
digunakan yaitu email dan WWW. Selain yang disebut diatas, Internet dapat
digunakan untuk berhubungan antara dua pengguna atau lebih melalui aplikasi
pengiriman pesan secara instan seperti YM, MSN, Camfrog, Facebook, Twitter, dan
Pidgin atau beberapa aplikasi sejenis yang sekarang ini berkembang pesat.
Internet secara tidak langsung
memiliki pengaruh besar dalam perkembangan ilmu pengetahuandan pandangan dunia. Sekarang
ini dengan hanya menggunakan Internet dan mengakses Google, pengguna dapat
memperoleh berbagai macam informasi yang sangat lengkap bila dibanding mencari
informasi di buku perpustakaan.